Berjalan di jalanan Jepang, Anda akan menemukan bahwa binatu hampir ada di setiap sudut kota seperti rebung musim semi setelah hujan. Beberapa laundry berada di komunitas pemukiman, sementara beberapa laundry tersembunyi di dalam gang. Itu telah menjadi salah satu pemandangan jalan yang unik. Menurut Asosiasi Mesin Cuci yang Dioperasikan dengan Koin Jepang Timur, jumlah binatu di Jepang melebihi 20 ribu pada tahun 2017. Jumlah binatu tersebut hampir sama dengan jumlah toko serba ada 7-11 yang terkenal dengan jumlah cabangnya. Fenomena ini menarik rasa penasaran masyarakat: Mengapa ada begitu banyak laundry di Jepang?
Sejarah
❑ 1960an
Menelusuri sejarah, toko mesin cuci koin tak berawak pertama untuk bisnis muncul di Akabha, Tokyo sekitar tahun 1963. Fasilitas tersebut kemudian mencakup 4 mesin cuci yang dioperasikan dengan koin dan 8 pengering. Setelahnya, Olimpiade Tokyo menghadirkan inovasi peralatan laundry di Harajuku, Shibuya. Di ruang bawah tanah sebuah apartemen, ada 26 mesin cuci dan 4 pengering , memenuhi kebutuhan cucian banyak atlet.
Meskipun saat itu terdapat mesin cuci otomatis dengan fungsi ekstraksi air, pengering, dan mesin cuci dengan fungsi mencuci dan mengeringkan, sulit untuk memenuhi kebutuhan pembersihan seprai dan alas tidur yang besar di rumah karena permintaan akan pengering relatif rendah, dan ukuran mesin cuci rumah tangga yang terbatas pada ruangan dalam ruangan umumnya tidak besar. .
Akibatnya, laundry komunal yang menyediakan mesin cuci dan pengering besar sambil menagih sedikit uang akhirnya terjadi di lingkungan sekitar.
❑ 1970-an
Pada tahun 1970-an, jumlah binatu dengan mesin yang dioperasikan dengan koin di wilayah perkotaan meningkat pesat. Setelah tahun 1990, seiring dengan bertambahnya jumlah orang yang tinggal sendirian di pedesaan, laundry skala kecil juga bermunculan. Saat ini, ketika pergantian musim, Anda selalu bisa melihat warga sekitar yang mengantri untuk mencuci pakaian. Binatu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.
Alasan
Lalu, dalam konteks cuci rumah yang sudah menjadi hal biasa, mengapa jumlah laundry di Jepang masih meningkat dan bukannya menurun? Alasannya adalah sebagai berikut.
❑ Meningkatnya jumlah keluarga berpendapatan ganda
Di masa lalu, mesin cuci yang dioperasikan dengan koin kebanyakan digunakan oleh pria lajang yang tinggal sendiri dan tidak memiliki mesin cuci di rumah. Kini, semakin banyak pengguna wanita yang membiarkan binatu mencuci pakaian untuk mereka, dan hal ini mempunyai hubungan penting dengan perubahan struktur keluarga modern.
❑ Fungsi Mesin Cuci Profesional
Meskipun jumlah pekerja perempuan meningkat, ternyata ibu rumah tangga juga berkontribusi terhadap fenomena ini.
Umumnya kapasitas muat mesin cuci rumah tangga sekitar 7 kilogram. Pakaian dan tekstil seperti jaket bulu dan karpet besar tidak mudah dibersihkan. Jika ada beberapa anak di rumah, pekerjaan mencuci akan menjadi lebih berat. Terkadang, cucian harus dibagi menjadi 4-5 kelompok untuk dicuci dan mungkin memerlukan waktu hampir satu hari bagi mereka untuk mencuci dan menunggu hingga cucian kering. Selain itu, pengering pakaian listrik rumah tangga tidak memiliki daya yang cukup untuk mengeringkan pakaian sehingga memerlukan waktu sekitar satu jam untuk mengeringkan pakaian. Jenis pengering gas lainnya dapat menyelesaikan tugas pengeringan hanya dalam waktu puluhan menit karena kekuatan pengeringannya yang lebih kuat. Namun, karena kondisi lingkungan yang keras, tempat ini tidak cocok untuk sebagian besar keluarga atau apartemen.
● Mesin cuci dan pengering yang dapat ditumpuk dengan layanan mandiri bintang raja memiliki spesifikasi berbeda: 12kg, 15kg, 20kg, dan 25kg, memenuhi kebutuhan laundry sekaligus secara efisien dan nyaman. Tingkat dehidrasi mesin cuci tinggi. Dengan faktor dewatering 300G, pakaian dapat memiliki kadar air yang rendah sebelum dikeringkan. Efisiensi pengeringan pengering juga tinggi.
Hasilnya, setelah pergi ke binatu, tugas mencuci dan mengeringkan semuanya dapat diselesaikan, yang merupakan penolong yang sangat diperlukan dalam melakukan pekerjaan rumah.
❑ Meningkatnya Penderita Hay Fever
Setiap tahun, dari bulan Februari hingga Mei, serbuk sari dari pohon cemara asli Jepang akan beterbangan dalam jumlah besar di jalanan. Hal ini menyebabkan penyakit nasional besar yang banyak diderita masyarakat Jepang yaitu “hay Fever”, yaitu gejala alergi yang disebabkan oleh serbuk sari seperti pohon cemara.
Menurut laporan yang diterbitkan pada tahun 2016 oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, jumlah orang yang menerima pengobatan untuk rinitis alergi (termasuk yang disebabkan oleh demam) meningkat dari 400.000 pada tahun 2012 menjadi 650.000 pada tahun 2014, meningkat 1,6 kali lipat hanya dalam dua tahun. Artikel lain mencatat, populasi penderita alergi serbuk sari mencapai sekitar 20%. Bagi orang-orang tersebut, mengeringkan pakaian di luar ruangan pada musim serbuk sari untuk meringankan atau mencegah gejala alergi adalah hal yang tabu.
Oleh karena itu, binatu swalayan , yang dapat mencuci banyak pakaian sekaligus dan mengeringkannya dengan cepat pada suhu tinggi, sangat populer. Apalagi di musim semi atau musim hujan ketika serbuk sari mudah menyebar, banyak juga orang yang mencuci pakaian dan selimutnya di rumah, terutama pergi ke laundry swalayan untuk menjemurnya.
❑ Evolusi Binatu
Terakhir, lingkungan dan layanan binatu terus berkembang. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak binatu yang mulai memperbaiki lingkungannya, menciptakan ruangan yang bersih, terang, dan luas. Pada saat yang sama, beberapa binatu telah menambahkan kafetaria atau toko serba ada, menjadikan toko yang hanya menyediakan layanan cuci dan pengeringan menjadi lebih multifungsi dan meningkatkan keinginan mereka untuk mengunjungi binatu.
Kesimpulan
Di masa depan, laundry akan terus memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Jepang. Kingstar , sebagai produsen mesin cuci dan pengering komersial yang dioperasikan dengan koin, akan terus menyediakan peralatan binatu swalayan yang lebih efisien dan nyaman bagi pelanggan.
TAMBAHKAN:No.388 Xinggang Road, Distrik Chongchuan, Kota Nantong, 226000, Provinsi Jiangsu, Cina.
Telepon: +86-13917089379
Telp:+86-13917089379
Faks:
E-mail:[email protected]
Cookie memberi Anda pengalaman yang dipersonalisasi, file Сookie membantu kami meningkatkan pengalaman Anda menggunakan situs web kami, menyederhanakan navigasi, menjaga situs web kami tetap aman dan membantu upaya pemasaran kami. Dengan mengklik "Terima", Anda menyetujui penyimpanan cookie di perangkat Anda untuk tujuan ini. Klik "Sesuaikan" untuk menyesuaikan preferensi cookie Anda. Untuk informasi lebih lanjut, tinjau Kebijakan Cookie kami.